Binance Buka Lagi Penarikan Bertahap, 95% Dana Korban Peretasan Sudah Diganti | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Binance Buka Lagi Penarikan Bertahap, 95% Dana Korban Peretasan Sudah Diganti

Binance membuka kembali layanan penarikan dana secara bertahap, tiga hari setelah peretasan yang menguras aset senilai 6,3 miliar dolar AS. Tahap pertama dijadwalkan mulai 1 November antara pukul 06:00 dan 09:00 UTC, mencakup 15 jaringan yang dibuka lebih dulu, di antaranya Bitcoin, Ether, USDT, USDC, BNB, Solana, dan XRP, ditambah delapan jaringan lain.

Yang membuat langkah ini jadi sorotan bukan sekadar penarikan yang kembali jalan, tapi klaim bahwa 95% dari dana yang dicuri sudah diganti. Di dunia aset kripto, kepercayaan adalah bahan bakar utama. Ketika sebuah bursa kebobolan dalam jumlah sebesar ini, reaksi pertama pengguna biasanya ingin menarik dananya sekaligus, dan gelombang penarikan serentak itulah yang bisa menjatuhkan bursa, bukan peretasannya sendiri. Dengan mengganti hampir seluruh dana yang hilang lebih dulu, lalu membuka penarikan sedikit demi sedikit lewat jadwal dan jaringan yang dibatasi, bursa berusaha meredam kepanikan itu agar arus keluar tidak menumpuk di satu waktu.

Pembukaan bertahap inilah kuncinya. Membatasi jam dan memilih jaringan yang dibuka duluan memberi ruang untuk memastikan sistem berjalan normal sebelum beban penuh datang. Apakah pemulihan ini berjalan mulus masih harus dilihat dari tahap-tahap berikutnya: seberapa cepat jaringan lain menyusul dibuka, dan apakah penarikan di tahap pertama berlangsung tanpa hambatan. Selama prosesnya lancar, kepercayaan bisa pulih bertahap; kalau muncul kendala atau penundaan baru, kecemasan pengguna bisa kembali naik. Arah ke depan masih bergantung pada bagaimana tahap-tahap selanjutnya dijalankan.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.