Beli Kembali Utang $6 Miliar Gagal Meredam Kenaikan Yield | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Beli Kembali Utang $6 Miliar Gagal Meredam Kenaikan Yield

Departemen Keuangan Amerika Serikat berencana membeli kembali sebagian utangnya sendiri senilai US$6 miliar dengan tujuan menahan laju kenaikan imbal hasil (yield) obligasi. Yang menarik, hasilnya justru berlawanan: begitu rencana itu diumumkan, yield malah bergerak naik.

Satu hal yang menjelaskan seluruh cerita ini adalah ukuran. Pasar tampaknya menganggap angka US$6 miliar terlalu kecil untuk benar-benar mengubah keadaan.

Untuk mengerti kenapa, ada satu hubungan dasar yang perlu dipegang: harga obligasi dan yield bergerak berlawanan arah. Kalau harga obligasi naik, yield-nya turun; kalau harga turun, yield-nya naik. Ketika pemerintah membeli kembali utangnya, jumlah obligasi yang beredar di pasar berkurang. Barang yang makin langka biasanya naik harganya, dan karena harga naik, yield seharusnya ikut turun. Itulah logika di balik rencana tersebut.

Masalahnya, sebuah pembelian hanya menekan yield kalau ukurannya cukup besar dibanding pasar yang mau dipengaruhi. Ketika investor menilai jumlahnya kurang meyakinkan, mereka tidak berubah sikap — bahkan sebagian memilih menjual, sehingga harga turun dan yield naik. Reaksi kenaikan yield setelah pengumuman inilah yang membaca kekecewaan pasar: niatnya menahan, tetapi ukurannya dianggap belum sepadan dengan persoalan.

Dari sini, yang layak diperhatikan ke depan bukan sekadar ada-tidaknya program beli kembali, melainkan seberapa besar dan seberapa berkelanjutan. Kalau ukurannya diperbesar atau diperkuat, tekanan pada yield bisa berubah; kalau tetap kecil, pasar cenderung mengabaikannya seperti sekarang. Arahnya belum pasti dan sangat bergantung pada langkah lanjutan serta bagaimana investor menilainya.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.