Belanja Pakai Stablecoin Dicoba Dibuat Seperti Gacha
Belanja menggunakan stablecoin mendapat gagasan baru: membuat proses pembeliannya bersifat acak, mirip cara kerja mesin gacha. Dorongan ini muncul setelah peluang bisnisnya ditaksir bernilai lebih dari US$10 miliar, dan pengembang SP3ND menguraikan rencananya membangun pengalaman belanja bergaya gacha.
Ide dasarnya sederhana kalau kita pecah pelan-pelan. Gacha adalah mekanisme yang sudah umum di dunia game: pembeli membayar lebih dulu, lalu menerima barang yang ditentukan secara acak, bukan memilih sendiri apa yang didapat. Daya tariknya ada pada unsur kejutan, yang membuat orang cenderung mencoba lagi. Konsep itu kini coba dipindahkan ke belanja ritel sehari-hari.
Pertanyaan wajarnya, kenapa harus pakai stablecoin? Stablecoin adalah uang digital yang nilainya dipatok agar tetap stabil, berbeda dari kripto yang harganya naik-turun tajam. Karena nilainya tidak banyak bergerak, pembayaran kecil yang dilakukan berulang kali bisa berjalan langsung di dalam aplikasi tanpa pembeli khawatir nilai uangnya berubah di tengah transaksi. Kestabilan itulah yang membuat model pembelian acak dan berulang jadi masuk akal secara praktis.
Yang masih harus dibuktikan juga banyak. Ini baru tahap gagasan dan rencana pengembangan, bukan produk jadi, dan taksiran peluang sebesar itu tetaplah perkiraan. Hal-hal yang layak diperhatikan ke depan: apakah rencana ini benar-benar diluncurkan, bagaimana pengguna menanggapi unsur acak dalam belanja, dan apakah ukuran peluang yang disebut terbukti di lapangan.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
