Belanja Lewat Kartu Debit Berbasis Stablecoin Tembus Sekitar $1,1 Miliar dalam Sebulan
Belanja yang dibiayai lewat kartu debit berbasis stablecoin menembus sekitar $1,1 miliar hanya dalam satu bulan terakhir. Angka itu menarik karena sudah menyamai, bahkan melampaui, total sepanjang tahun 2024 yang tercatat sekitar $1,08 miliar. Dengan kata lain, apa yang dulu butuh satu tahun penuh untuk terkumpul kini terjadi dalam rentang satu bulan saja.
Intinya satu: pemakaian stablecoin bukan lagi sekadar untuk disimpan atau dipindah-pindahkan antar dompet kripto, tapi mulai dipakai untuk belanja sehari-hari. Di sinilah letak perubahannya.
Supaya jelas kenapa ini penting, perlu dipahami cara kerjanya. Stablecoin adalah token kripto yang nilainya dipatok menempel pada mata uang biasa, umumnya dolar, jadi satu token kira-kira setara satu dolar dan tidak naik-turun liar seperti aset kripto pada umumnya. Masalahnya, token itu hidup di dunia kripto, sedangkan toko dan pedagang menerima pembayaran kartu biasa. Kartu debit berbasis stablecoin menjembatani keduanya: saat dipakai di kasir, saldo stablecoin si pemegang kartu dikonversi di belakang layar sehingga pedagang tetap menerima pembayaran seperti transaksi kartu biasa. Itulah sebabnya lonjakan nilai belanjanya dibaca sebagai tanda token ini mulai menyentuh pengeluaran nyata, bukan sekadar perputaran di dalam ekosistem kripto.
Yang belum bisa dipastikan adalah apakah laju secepat ini akan bertahan. Angka satu bulan bisa saja terdorong momen tertentu dan belum tentu jadi pola tetap; yang akan memberi gambaran lebih jujur adalah apakah bulan-bulan berikutnya menahan atau bahkan menambah level ini. Arah ke depan tetap bergantung pada data yang masuk, bukan pada satu titik yang mengesankan.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
