Bank Sentral AS Kembali Naikkan Suku Bunga, Perang Lawan Inflasi Belum Usai
Bank sentral Amerika Serikat kembali menaikkan suku bunga karena tekanan harga di sana belum juga mereda. Intinya satu: selama inflasi masih membandel, biaya pinjaman cenderung ditahan tinggi lebih lama.
Kenapa suku bunga dipakai untuk melawan inflasi? Saat bunga naik, meminjam uang jadi lebih mahal — mulai dari cicilan, kartu kredit, sampai pinjaman usaha ikut membengkak. Akibatnya orang dan perusahaan cenderung menahan belanja. Ketika permintaan mengendur, penjual tak lagi leluasa menaikkan harga, sehingga laju kenaikan harga perlahan ikut melambat. Itulah alasan bank sentral menempuh jalan yang tidak populer ini: menekan permintaan demi meredam inflasi.
Yang belum pasti adalah seberapa jauh lagi bunga akan naik dan berapa lama ditahan di level tinggi. Semuanya bergantung pada data yang keluar berikutnya. Kalau angka inflasi mulai turun secara konsisten, ruang untuk berhenti menaikkan bunga terbuka; kalau harga masih panas, tekanan untuk melanjutkan tetap ada. Bagi pasar, ekspektasi soal langkah bank sentral inilah yang biasanya menggerakkan dolar dan aset lain — jadi setiap rilis data ekonomi menjadi hal yang layak dipantau, bukan untuk ditebak arahnya.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
