Bank Sentral Argentina Tahan Kripto dari Perbankan Setidaknya Dua Tahun
Bank sentral Argentina menegaskan kripto tidak akan masuk ke sistem perbankan dan pembayaran negaranya setidaknya selama dua tahun ke depan, sebuah sikap yang menahan salah satu pasar kripto paling aktif di dunia tetap berada di luar keuangan arus utama. Pasar sendiri nyaris tak bereaksi: Bitcoin bergerak tipis di kisaran US$82.973 (+0,25%) dan Ether di US$2.497 (+0,19%), tanda bahwa kabar ini lebih soal arah kebijakan jangka panjang ketimbang guncangan harga hari ini.
Inti ceritanya adalah jurang antara apa yang dilakukan warga dan apa yang diizinkan lewat bank. Dalam 12 bulan yang berakhir 30 Juni, Argentina menerima lebih dari US$88,5 miliar nilai kripto menurut data Chainalysis, menjadikannya pusat kripto terbesar kedua di Amerika Latin. Namun di tingkat kebijakan, pintu ke perbankan tetap ditutup. Juan Curutchet, Superintenden Lembaga Keuangan dan Valuta Asing di bank sentral (BCRA), menyatakan tidak akan ada perubahan soal kripto dan aset digital di jalur perbankan maupun pembayaran dalam waktu dekat. "Tidak akan ada yang terjadi tahun ini," ujarnya, sambil menambahkan bahwa ia melihatnya sebagai kemungkinan pada periode kedua pemerintahan Milei.
Yang membuat keputusan ini penting bukan harga, melainkan akses ke rel perbankan. Larangan yang berlaku sejak 2022 melarang lembaga keuangan menawarkan layanan kripto, artinya bank tidak boleh menjadi jembatan antara rekening biasa dan aset digital. Selama larangan itu bertahan, adopsi tetap berjalan tetapi lewat jalur di luar bank. Itu sebabnya kelompok perbankan tetap mengembangkan proyek stablecoin mereka sendiri untuk kebutuhan kelembagaan, mulai dari pengelolaan kas, pembayaran yang dipicu syarat tertentu, hingga kredit berjaminan, namun semuanya dijalankan lewat perusahaan terpisah agar tidak melanggar larangan. Integrasi penuh ke bank baru mungkin terjadi bila larangan itu dicabut.
Alasan yang dikemukakan pejabat BCRA adalah kondisi ekonomi yang masih dianggap rapuh, yang menurutnya membatasi ruang untuk melangkah lebih jauh sekarang, meski ia menyebutnya sebagai agenda yang tertunda, bukan tertutup. Sikap ini juga berlawanan dengan kabar bocoran sebelumnya yang menyebut adanya draf untuk mengizinkan bank menawarkan layanan kripto.
Yang perlu diperhatikan ke depan adalah apa yang bisa menggeser gambaran ini: pulihnya kepercayaan terhadap ekonomi Argentina dan hasil pemilihan presiden mendatang disebut sebagai faktor yang menentukan apakah larangan dilonggarkan. Selama itu belum berubah, jarak antara adopsi di lapangan dan akses lewat bank kemungkinan tetap lebar, dan setiap kabar soal pencabutan larangan sebaiknya dibaca sebagai kemungkinan yang masih bergantung pada kondisi, bukan keputusan yang sudah pasti.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
