Bank Komunitas AS Gugat Regulator Perbankan soal Izin Bank untuk Perusahaan Kripto
Asosiasi bank komunitas di Amerika Serikat, ICBA, hari Jumat resmi menggugat regulator perbankan federal OCC di pengadilan federal di Washington, DC, dengan tuduhan yang lugas: OCC memberi perusahaan kripto kredibilitas setara bank AS tanpa mewajibkan mereka mematuhi aturan yang sama seperti bank lain.
Inti persoalannya sebenarnya bukan soal kripto itu baik atau buruk, melainkan soal apakah semua pemain bermain dengan aturan yang sama. ICBA menilai OCC melampaui kewenangan hukumnya ketika mulai menerbitkan izin khusus — disebut *limited national trust bank charter* — kepada perusahaan kripto. Izin itu, menurut ICBA, ibarat membuka pintu samping ke sistem perbankan: perusahaan kripto masuk dan mendapat legitimasi federal, tapi melewati sebagian kewajiban terberat yang harus ditanggung bank biasa.
Untuk mengerti kenapa ini jadi masalah, perlu dilihat apa yang sebenarnya diberikan izin tersebut. Sebuah izin bank federal memberi sinyal bahwa sebuah lembaga diakui dan diawasi; ia membuka banyak pintu, dan memungkinkan perusahaan beroperasi di berbagai negara bagian di bawah satu payung federal, alih-alih harus mengurus izin satu per satu di tiap negara bagian. Nilai kredibilitas itulah yang jadi rebutan.
Masalahnya, menurut ICBA, kredibilitas itu datang tanpa beban yang biasanya menyertainya. Pemegang izin kripto ini, kata mereka, tidak wajib memiliki asuransi simpanan FDIC — jaminan yang wajib bagi lembaga penerima simpanan. Mereka juga lepas dari kewajiban Community Reinvestment Act dan dari pengawasan konsolidasi. Padahal bank komunitas, koperasi kredit, dan pemberi pinjaman komersial biasa harus memenuhi semua standar itu, lengkap dengan biaya kepatuhan yang menyertainya. Di sinilah rasa tidak adilnya: kalau satu pesaing bisa mengantongi pengakuan federal dan jangkauan lintas negara bagian tanpa menanggung ongkos yang sama, pihak yang memikul beban penuh merasa dirugikan.
OCC kemungkinan punya argumen sendiri. Izin ini memang terbatas — perusahaan kripto yang memegangnya tidak boleh menerima simpanan dan tidak boleh menyalurkan pinjaman, sehingga mereka bukan bank komersial dalam arti biasa. Bagi OCC, perbedaan itu mungkin cukup penting, dan izin tersebut adalah jalur sah bagi perusahaan kripto masuk ke keuangan yang teregulasi. Tapi bagi ICBA, "terbatas" tidak berarti "tidak berdampak", karena perusahaan itu tetap bisa menjalankan kegiatan non-fidusia dalam skala besar. Presiden sekaligus CEO ICBA, Rebeca Romero Rainey, menyatakan gugatan ini ingin memaksa OCC bergerak ketat dalam batas yang diizinkan Kongres — tidak lebih, tidak kurang.
Ada juga lapisan politik. Persetujuan izin bagi beberapa perusahaan kripto terjadi saat OCC dipimpin Jonathan Gould di era pemerintahan Trump, periode yang secara umum lebih ramah terhadap industri kripto dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Untuk sekarang, gambaran akhirnya masih terbuka. OCC belum memberi tanggapan apa pun atas gugatan ini, dan perkara akan berjalan melalui pengadilan federal. Yang perlu diperhatikan adalah putusannya nanti bisa menjadi preseden — bukan hanya untuk izin trust kripto, tapi berpotensi untuk berbagai bentuk izin bank tujuan terbatas lain yang selama ini dibahas di tingkat kebijakan. Dua posisi ini sama-sama punya dasar; yang akan menentukan arahnya adalah pengadilan, bukan prediksi.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
