Bank Besar AS Uji Coba Stablecoin untuk Pembayaran Lintas Negara
Sebuah bank komersial yang termasuk lima terbesar di Amerika Serikat mengambil langkah lanjut menuju peluncuran stablecoin miliknya, USBDC, setelah menuntaskan satu transaksi langsung untuk pembayaran lintas negara. Bank itu menyebut sedang menjajaki pemakaian stablecoin tersebut untuk pembayaran treasury, pengelolaan likuiditas, dan sebagai jaminan.
Stablecoin adalah token digital yang nilainya dipatok ke mata uang biasa, dalam hal ini dolar AS, sehingga satu token selalu diarahkan setara satu dolar. Bedanya dengan transfer bank konvensional ada pada cara perpindahannya: dana bergerak sebagai catatan digital yang bisa berpindah tangan hampir seketika, tanpa harus melewati rantai bank perantara yang biasa memperlambat dan menambah biaya pengiriman uang antarnegara. Itulah alasan sebuah bank tertarik mengujinya untuk urusan treasury dan likuiditas — memindahkan dana besar antarcabang atau antarnegara bisa jadi lebih cepat dan lebih murah.
Yang perlu dicatat, ini masih tahap uji coba dan penjajakan, bukan layanan penuh. Sebuah transaksi langsung membuktikan idenya bisa jalan secara teknis, tetapi belum menjamin bank akan meluncurkannya luas. Arah selanjutnya akan banyak ditentukan oleh kejelasan aturan main untuk stablecoin di AS dan seberapa jauh bank lain ikut bergerak. Sinyal yang layak diperhatikan ke depan adalah apakah bank memperluas penggunaan dari sekadar uji menjadi operasi rutin, dan apakah pemain besar lain menempuh jalan serupa — dua hal yang akan menunjukkan apakah tren ini benar-benar mengakar atau sekadar percobaan awal.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
