Asosiasi Bank Komunitas AS Gugat Regulator soal Izin Bank untuk Perusahaan Kripto
Sekelompok bank komunitas di Amerika Serikat resmi menggugat regulator perbankan negara itu karena dianggap terlalu longgar memberi izin usaha bank kepada perusahaan kripto — langkah hukum yang bisa mengguncang status resmi yang baru saja diperoleh sejumlah nama besar industri aset digital. Menariknya, di tengah kabar ini harga kripto justru bergerak tipis naik: Bitcoin berada di sekitar US$85.603 (naik 0,88 persen) dan Ethereum di US$2.702 (naik 0,56 persen).
Inti persoalannya satu: boleh atau tidak sebuah perusahaan kripto menikmati gengsi dan jangkauan izin bank tingkat federal tanpa memikul kewajiban yang biasanya menyertainya. Gugatan diajukan oleh Independent Community Bankers of America (ICBA) di pengadilan federal di Washington, D.C., dan menyasar sebuah aturan serta tafsir hukum regulator — dikenal sebagai Interpretive Letter 1176 — yang memperluas apa yang boleh dilakukan pemegang izin "national trust charter". ICBA menilai regulator melampaui kewenangan yang diberikan Kongres lewat National Bank Act.
Agar jelas kenapa ini penting: izin bank jenis trust charter membuat sebuah perusahaan terlihat dan beroperasi layaknya bank berlisensi nasional. Masalahnya, menurut penggugat, perusahaan kripto mendapat status itu tanpa harus memenuhi syarat modal, likuiditas, pengawasan terkonsolidasi, maupun jaminan simpanan dari lembaga penjamin (FDIC) yang wajib dipenuhi bank biasa. Artinya, uang atau aset yang dititipkan nasabah di perusahaan kripto berlisensi seperti ini tidak otomatis dilindungi seperti simpanan di bank pada umumnya — padahal label "bank federal" bisa membuat orang mengira sebaliknya. Di situlah ICBA melihat celah aturan.
Taruhannya tidak kecil. Berdasarkan dokumen pengadilan, regulator telah menyetujui atau menyetujui bersyarat 21 izin trust bank, dan sedikitnya 13 di antaranya terkait perusahaan aset digital, termasuk Circle, Coinbase, dan Ripple. Jika pengadilan berpihak pada penggugat dan membatalkan aturan tersebut, penyedia infrastruktur kripto, penerbit stablecoin, dan platform kustodian yang berjalan dengan izin bersyarat bisa dipaksa merombak operasinya — misalnya beralih ke izin tingkat negara bagian atau mengajukan izin bank komersial penuh dengan syarat modal dan jaminan simpanan yang jauh lebih ketat.
Dua kubu bicara keras. ICBA, lewat pimpinannya Rebeca Romero Rainey, menekankan bahwa konsumen wajar berharap bank berlisensi federal membawa perlindungan federal, dan setiap perusahaan non-bank yang ingin menikmati keuntungan izin itu harus memenuhi standar yang sama dengan bank komunitas. Sebaliknya, dari sisi industri kripto, pimpinan The Digital Chamber Cody Carbone menyebut gugatan ini sebagai upaya menghalangi persaingan, dan menilai banyak bank komunitas sebenarnya ingin bermitra dengan perusahaan aset digital. Kritik dari kalangan politik juga sudah muncul lebih dulu, saat Senator Elizabeth Warren mempersoalkan izin yang diberikan regulator.
Yang perlu dicatat, ini baru awal dari proses hukum, bukan putusannya. Arah akhirnya belum pasti dan bergantung pada bagaimana pengadilan menafsirkan batas kewenangan regulator. Bagi pelaku pasar, yang layak diikuti adalah perkembangan di persidangan dan apakah regulator mempertahankan atau menyesuaikan aturannya — karena dari sanalah akan terlihat seberapa kokoh status "bank" yang dipegang perusahaan kripto besar saat ini. Selama belum ada putusan, dampaknya ke harga cenderung bertahap, bukan sekali hentak.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
